Lompat ke konten

Cara Bayar Denda Tilang

  • Blog
tilang-elektronik
0
(0)

Seiring kemajuan teknologi, sekarang ini cara bayar denda tilang tidak lagi dilakukan secara manual. Pelanggar tidak perlu lagi membayar langsung ke Petugas Penegak Hukum. Sebelum melakukan pembayaran denda tilang, ada baiknya Anda mengetahui perbedaan denda titipan dengan pidana denda.

Apa yang dimaksud dengan Denda Tilang?

Menurut beberapa sumber, tilang adalah akronim dari bukti pelanggaran lalu lintas. Apabila Petugas Kepolisian menemukan suatu pelanggaran di bidang lalu lintas dan angkutan jalan, maka petugas akan memberikan bukti pelanggaran kepada pelanggar yang disebut dengan tilang.

Di dalam surat tilang, tertulis nama pelanggar, waktu kejadian dan pasal-pasal yang dilanggar. Di dalam pasal-pasal itu mengatur lamanya pidana kurungan atau besaran pidana denda yang dijatuhkan kepada pelanggar.

Jenis Denda Tilang

Pasal 267 UU Nomor 22 Tahun 2009 menyebutkan, setiap pelanggaran di bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang diperiksa menurut acara pemeriksaan cepat dapat dikenai pidana denda berdasarkan penetapan pengadilan.

Acara pemeriksaan cepat tersebut dapat dilaksanakan tanpa kehadiran pelanggar. Pelanggar yang tidak dapat hadir dapat menitipkan denda kepada bank yang ditunjuk oleh Pemerintah. Biasanya Petugas di lapangan akan menerapkan denda titipan sebesar Denda Maksimal untuk setiap jenis pelanggaran untuk mengantisipasi agar tidak terjadi kekurangan bayar setelah adanya Putusan Pengadilan..

Lihat Denda Maksimal Tilang

Apabila putusan pengadilan menetapkan pidana denda lebih kecil daripada uang denda yang dititipkan, sisa uang denda harus diberitahukan kepada pelanggar untuk diambil. Sisa uang denda yang tidak diambil dalam waktu 1 (satu) tahun sejak penetapan putusan pengadilan disetorkan ke kas negara.

Terkait:  Kisah Nyata - Menunggu Ketetapan Tuhan

Dari uraian di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa denda tilang terbagi dua, yaitu denda titipan dan pidana denda.

Perbedaan Denda Titipan dengan Pidana Denda

Denda titipan adalah uang denda yang dapat dibayarkan oleh pelanggar sebelum adanya putusan Pengadilan. Pidana denda adalah uang denda yang harus dibayarkan oleh pelanggar setelah adanya putusan Pengadilan.

Setelah mengetahui perbedaan denda titipan dengan pidana denda seperti tersebut di atas, Anda dapat memutuskan untuk membayar denda titipan tilang atau pidana denda tilang.

Bagaimana Cara Bayar Denda Tilang?

Seperti yang telah disebutkan di atas, denda tilang terbagi dua, denda titipan dan pidana denda. Berikut cara membayar denda titipan dan pidana denda tilang.

Cara Bayar Denda Titipan

Setiap tilang mendapatkan nomor BRIVA yang akan digunakan untuk melakukan pembayaran titipan denda tilang.

BRIVA atau BRI Virtual Account adalah akun rekening bank virtual yang dibuat oleh Bank Rakyat Indonesia. Akun rekening bank virtual yang umumnya berbentuk sejumlah nomor ID yang bisa digunakan untuk melakukan pembayaran.

Berikut cara bayar titipan denda tilang dengan BRIVA:

  1. Teller BRI
    1. Ambil nomor antrian transaksi teller dan isi slip setoran
    2. Isikan 15 angka Nomor Pembayaran Tilang pada kolom “Nomor Rekening” dan Nominal titipan denda tilang pada slip setoran
    3. Serahkan slip setoran kepada Teller BRI
    4. Teller BRI akan melakukan validasi transaksi
    5. Simpan Slip Setoran hasil validasi sebagai bukti pembayaran yang sah
    6. Slip setoran diserahkan ke penindak untuk ditukarkan dengan barang bukti yang disita
  2. ATM BRI
    1. Masukkan Kartu Debit BRI dan PIN Anda
    2. Pilih menu Transaksi Lain > Pembayaran > Lainnya > BRIVA
    3. Masukkan 15 angka Nomor Pembayaran Tilang
    4. Di halaman konfirmasi, pastikan detil pembayaran sudah sesuai seperti Nomor BRIVA, Nama Pelanggar dan Jumlah Pembayaran
    5. Ikuti instruksi untuk menyelesaikan transaksi
    6. Copy struk ATM sebagai bukti pembayaran yang sah dan disimpan
    7. Struk ATM asli diserahkan ke penindak untuk ditukarkan dengan barang bukti yang disita
  3. Mobile Banking BRI
    1. Login aplikasi BRI Mobile
    2. Pilih Menu Mobile Banking BRI > Pembayaran > BRIVA
    3. Masukkan 15 angka Nomor Pembayaran Tilang
    4. Masukkan nominal pembayaran sesuai jumlah denda yang harus dibayarkan. Transaksi akan ditolak jika pembayaran tidak sesuai dengan jumlah denda titipan
    5. Masukkan PIN
    6. Simpan notifikasi SMS/screenshot tanda pembayaran berhasil sebagai bukti pembayaran
    7. Tunjukkan notifikasi SMS/screenshot tanda pembayaran berhasil ke penindak untuk ditukarkan dengan barang bukti yang disita

Cara Bayar Pidana Denda

Pembayaran pidana denda tilang dapat dilakukan setelah adanya putusan Pengadilan. Berikut beberapa cara bayar pidana denda tilang:

Terkait:  Cara Mudah Menampilkan file PDF di Situs Web tanpa Plugin

Pertama, datang langsung ke kantor Kejaksaan setempat, kemudian Pelnggar menemui petugas Kejaksaan dengan menyampaikan maksud kedatangan yaitu membayar denda tilang. Setiap kantor Kejaksaan mungkin akan menerapkan tata cara dan aturan yang berbeda terkait pelayanan tilang.

Kedua, melalui situweb Kejaksaan di alamat https://tilang.kejaksaan.go.id/. Untuk melakukan pembayaran melalui situs web Kejaksaan, Anda dapat mengikuti petunjuk berikut ini:

  1. Buka situsweb Kejaksaan melalui PC atau ponsel Anda, lalu inputkan nomor register tilang pada kotak pencarian kemudian tekan tombol Cari
cara bayar denda tilang di situs web Kejaksaan
Cek nomor register tilang
  1. Setelah menemukan nomor register tilang dan nama yang sesuai dengan data Anda, klik tombol Pilih
pilih nomor register tilang
Pilih nomor register dan nama yang sesuai
  1. Pada halaman selanjutnya, Anda diminta untuk memasukan tanggal pengambilan barang bukti.
cetak kode pembayaran tilang
Pilih tanggal pengambilan dan cetak kode pembayaran
  1. Kemudian klik tombol Bayar untuk mencetak Kode Pembayaran
  1. Lakukan pembayaran menggunakan Kode Pembayaran. Kode Pembayaran seperti berikut:

82023-xxxxx-xxxxx

Gunakan kode tersebut untuk melakukan pembayaran melalui Modul Penerimaan Negara (MPN) pada kanal pembayaran yang tersedia.(Bank atau Kantor Pos)

  1. Setelah melakukan pembayaran, Anda dapat mengambil barang bukti di Kejaksaan setempat dengan membawa bukti pembayaran yang dicetak oleh Bank atau Kantor Pos.

Selesai.

Semoga artikel ini dapat menambah pengetahuan Anda tentang perbedaan denda titipan dengan pidana denda serta cara bayar denda tilang.

Bagikan jika Anda rasa ini bermanfaat.

Seberapa bermanfaat artikel ini?

Klik pada bintang untuk menilainya!

Penilaian rata-rata 0 / 5. Jumlah vote: 0

Tidak ada suara sejauh ini! Jadilah orang pertama yang menilai artikel ini.

Ketika Anda merasa postingan ini bermanfaat...

Ikuti kami di media sosial!