Lompat ke konten

Tips Menjawab 17-Pertanyaan Jebakan Saat Wawancara Kerja

wawancara kerja
0
(0)

Topik tentang kekurangan diri adalah salah satu pertanyaan jebakan saat wawancara kerja. Pewawancara berusaha untuk menggali sebanyak mungkin kekurangan-kekurangan yang Anda miliki.

Jika saat ini Anda sedang mencari pekerjaan baru, Anda dapat menemukan informasi peluang kerja dari berbagai perusahaan di situs web Linkedin. Salah satu cara yang dilakukan perusahaan untuk mendapatkan orang yang tepat adalah dengan melakukan wawancara atau interview kepada para pelamar kerja.

Wawancara sering merupakan hal yang sangat menentukan untuk mendapatkan pekerjaan. Oleh karena itu, Anda tentu tahu bahwa Anda harus mempersiapkan diri sebaik mungkin, baik fisik dan mental saat mengikuti wawancara pekerjaan.

Dengan beberapa tips dan trik, cerita tentang kekurangan diri Anda dapat diarahkan sehingga justru menonjolkan kelebihan yang Anda miliki.

Artikel ini dibuat khusus untuk membantu Anda agar siap dan tidak panik saat menjawab pertanyaan-pertanyaan jebakan saat wawancara berlangsung.

Artikel ini akan menjelaskan dengan lengkap beberapa tips dan trik menjawab pertanyaan jebakan saat Anda sedang wawancara kerja.

Tips Menjawab Pertanyaan Jebakan saat Wawancara Kerja

pertanyaan jebakan saat wawancara kerja

1. Beritahukan kami tentang diri Anda

Biasanya pertanyaan ini adalah pertanyaan pembuka, oleh karena itu jangan terlalu banyak menghabiskan waktu untuk menjawabnya. Berikan jawaban yang dapat menjawab empat subjek: tahun-tahun terakhir, pendidikan, sejarah kerja, dan pengalaman karier terakhir.

2. Apa yang Anda ketahui tentang kami ?

Ketika pertanyaan ini dilontarkan oleh pewawancara, Anda diharapkan mampu mendiskusikan produk atau pelayanan, pendapatan, reputasi, pandangan masyarakat, target, permasalahan, gaya manajemen, orang-orang di dalamnya, sejarah, dan filosofi perusahaan.

Tips menjawab pertanyaan ini adalah dengan memberikan jawaban yang memberitahu pewawancara bahwa Anda meluangkan waktu mencari tahu tentang perusahaan tersebut. Namun jangan beraksi seperti Anda tahu segalanya tentang perusahaan tersebut, tunjukan keinginan mempelajari lebih banyak tentang perusahaan tersebut, dan jangan memberikan jawaban negatif seperti “Saya tahu perusahaan Anda mengalami problema-problema, itu alasan saya di sini”. Tekankan keunggulan perusahaan dan minat Anda terhadap hal tersebut.

3. Apa yang dapat Anda berikan pada kami (yang orang lain tidak bisa beri)?

Tips menjawab pertanyaan seperti ini adalah dengan menyebutkan prestasi-prestasi dan jenjang karier yang telah Anda capai. Sebutkan kemampuan dan hal-hal yang menarik perhatian Anda, gabungkan dengan sejarah Anda mencapai hal-hal itu. Sebutkan kemampuan Anda dalam menentukan prioritas, dan mengidentifikasi masalah.

Terkait:  Agar Orang Lain Menyukai Kita, Enam Cara Ini Harus Dimiliki

4. Apa yang paling menarik menurut Anda dari pekerjaan ini? Dan apa yang paling tidak menarik?

Anda dapat menyebutkan tiga sampai empat faktor menarik dari pekerjaan yang hendak Anda ambil dan satu hal kecil sebagai faktor yang kurang menarik untuk menjawab pertanyaan ini.

5. Mengapa kami harus merekrut Anda?

Pertanyaan ini sama seperti pertanyaan nomor empat, sebutkan saja kemampuan-kemampuan Anda yang mampu mendukung perusahaan tersebut.

6. Apa yang Anda cari di dalam sebuah pekerjaan?

Untuk pertanyaan ini Anda dapat memberikan jawaban yang berkisar pada oportunitas di dalam organisasi. Beritahukan pewawancara kalau Anda ingin memberikan kontribusi dan dikenali. Hindari jawaban yang mempersoalkan kestabilan keuangan pribadi.

7. Menurut Anda, apa definisi dari posisi yang Anda inginkan?

Berikan jawaban yang singkat dan berkisar tentang tugas dan kewajiban. Pastikan Anda mengerti posisi tersebut sebelum Anda hendak menjawab.

8. Berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk memberikan kontribusi berarti bagi kami?

Beri jawaban yang realistik. Beritahukan pewawancara bahwa walaupun Anda akan berusaha mengatasi segala harapan dan tantangan dari hari pertama, Anda membutuhkan sekitar enam bulan untuk benar-benar mengerti organisasi perusahaan dan kebutuhannya.

9. Berapa lama Anda akan bersama kami?

Beritahukan pewawancara bahwa Anda tertarik berkarir bersama perusahaan tersebut namun Anda ingin tetap tertantang untuk mencapai target bersama.

10. Dari resume Anda, kami rasa Anda terlalu berpengalaman untuk posisi ini. Bagaimana pendapat Anda?

Ini adalah pertanyaan jebakan. Anda diharapkan untuk tetap rendah hati namun percaya diri dengan kemampuan Anda. Cara terbaik menjawab pertanyaan jebakan ini adalah dengan menyampaikan bahwa Anda butuh mengenal perusahaan lebih jauh sebelum dapat dengan efisien bekerja di tingkat yang lebih tinggi.

11. Kenapa Anda meninggalkan pekerjaan Anda yang sebelumnya?

Anda sebaiknya menjawab pertanyaan ini dengan jujur namun singkat dan jelas termasuk jika hal tersebut karena Anda dipecat. Namun yang perlu diperhatikan, Anda sebaiknya jangan menyebutkan konflik pribadi. Perlu Anda perhitungkan bahwa pewawancara mungkin akan bertanya banyak soal masalah ini, jangan sampai Anda terbawa emosi.

12. Apa yang Anda rasakan ketika harus meninggalkan pekerjaan Anda?

Beritahu pewawancara bahwa Anda merasa khawatir namun jangan terkesan panik. Katakan bahwa Anda siap menerima segala resiko demi mendapatkan pekerjaan yang cocok untuk Anda. Jangan menunjukkan bahwa Anda lebih mementingkan kestabilan keuangan.

Terkait:  Denda Maksimal Tilang

13. Pada pekerjaan Anda sebelumnya, apa yang berkenan dengan Anda? Dan apa yang tidak berkenan?

Berhati-hatilah dalam menjawab pertanyaan ini dan kemukakan hal-hal positif. Deskripsikan lebih banyak hal yang Anda sukai daripada yang Anda tidak sukai. Jangan menyebutkan masalah pribadi. Jika Anda membuat pekerjaan sebelumnya terkesan buruk, pewawancara akan bertanya-tanya mengapa Anda berada di sana. Hal ini jelas mengurangi profesionalisme Anda.

14. Apa pendapat Anda tentang bos Anda sebelumnya?

Ini juga pertanyaan yang harus Anda jawab dengan hati-hati. Tips menjawab pertanyaan ini adalah dengan mengungkapkan sisi positif karena calon bos Anda akan merasa Anda akan membicarakan hal-hal buruk tentang dia seperti apa yang telah Anda lakukan terhadap bos yang terdahulu.

15. Mengapa Anda tidak mendapatkan pekerjaan yang lebih baik di usia Anda?

Lagi-lagi ini bisa menjadi pertanyaan jebakan. Tips untuk menjawab pertanyaan ini adalah dengan memberitahukan pewawancara bahwa inilah alasan Anda mencari lowongan pekerjaan di perusahaan tersebut. Jangan bersikap defensif.

16. Anda ingin digaji berapa oleh perusahaan kami?

Anda mungkin akan bingung untuk menjawab pertanyaan ini jika Anda adalah fresh grad, maksimalkan mencari informasi dari pertanyaan nomor 2 tadi untuk mengetahui berapa gaji fresh grad standar di perusahaan tersebut, jangan terlalu jauh dari range itu. Jika Anda terlanjur lupa mencari tahunya, tips untuk menjawab pertanyaan ini secara bijak adalah “saya yakin bahwa perusahaan ini sudah menetapkan standar gaji yang baik sesuai scope of work dan level pekerjaannya. Oleh karena itu, saya mau menerima standar gaji yang telah ditetapkan perusahaan ini”

Anda juga bisa menambahkan, “jika memang nanti saya merasa patut dibayar lebih, silakan perusahaan lihat dulu bagaimana kinerja dan performa saya, baru kita akan negosiasi lebih lanjut”

Jika Anda sudah berpengalaman, dan sifatnya pindah kerja karena ingin promosi atau gaji naik, Anda pasti sudah bisa memperkirakan sendiri jawabannya.

17. Bagaimana jika Anda merasa bosan bekerja dengan kami, kemudian resign / mangkir dari kerjaan tiba-tiba?

Anda bisa menjawab pertanyaan ini dengan kalimat seperti berikut, “Bapak/Ibu Yang terhormat, saya berniat kerja di sini dari awal juga sudah punya motivasi (antara lain istri, anak, menuntut ilmu, atau karier dan sebagainya). mungkin dalam perjalanan nanti saya jenuh dan sebagainya, akan saya kembalikan lagi niat saya di awal dulu, motivasi dan tujuan di awal dulu. i am a highly motivated person. sehingga saya yakin semangat saya akan kembali bangkit”

Terkait:  Trik Menampilkan Tabel Excel di Halaman Web tanpa Plugin: 6 Langkah Praktis

Jika perlu Anda bisa menambahkan ”jika memang sangat jenuh, saya akan ijin untuk mengambil cuti sekedar refreshing, saya pikir ini hal wajar”

Jawaban ini untuk menunjukkan bahwa Anda tidak terlalu mengumbar janji, tapi juga cukup meyakinkan perusahaan bahwa Anda orang yang logis.

Itulah beberapa contoh pertanyaan jebakan saat wawancara yang sangat sering dilontarkan kepada pencari kerja.

Hal penting yang perlu Anda ketahui ketika menemukan pertanyaan jebakan saat wawancara kerja adalah tetap bersikap tenang dan menjawab dengan rasa percaya diri. Ingat untuk selalu menekankan sisi positif pada setiap jawaban.

Semoga dengan tips dan trik ini, pada saat wawancara nanti Anda dapat menjawab semua pertanyaan jebakan dan berhasil mendapatkan pekerjaan impian Anda.

sukses wawancara

Namun, mungkin akan ada pertanyaan-pertanyaan lainnya yang tidak disebutkan di atas. Untuk mengantisipasi hal itu, Anda dapat meningkatkan kemampuan Anda dengan banyak membaca, termasuk membaca tutorial menarik dan bermanfaat. Banyak membaca dapat meningkatkan kosakata.

Dengan membaca, Anda juga dapat belajar bagaimana mengira suatu makna dari suatu kata (yang belum diketahui) dengan membaca konteks dari kata-kata lainnya di sebuah kalimat dan juga untuk mendapatkan motivasi baru.

Semoga bermanfaat

Seberapa bermanfaat artikel ini?

Klik pada bintang untuk menilainya!

Penilaian rata-rata 0 / 5. Jumlah vote: 0

Tidak ada suara sejauh ini! Jadilah orang pertama yang menilai artikel ini.

Ketika Anda merasa postingan ini bermanfaat...

Ikuti kami di media sosial!

Kami mohon maaf karena artikel ini tidak bermanfaat bagi Anda!

Biar kami tingkatkan artikel ini!

Beri tahu kami bagaimana kami dapat menyempurnakan artikel ini?

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *